Beranda Nanggroe Hukum Direktur YLBH – AKA : Tindakan Menghakimi Korban yang Dinyatakan Gangguan Jiwa...

Direktur YLBH – AKA : Tindakan Menghakimi Korban yang Dinyatakan Gangguan Jiwa Bisa Dipidana Penjara Paling Lama 5 Tahun 6 Bulan

0
Ramat S. Sy CPCLE Direktur eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Keadilan Aceh (YLBH-AKA) Distrik Aceh Barat Daya

Narasiaceh.com | Blang Pidie, – Direktur eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Keadilan Aceh (YLBH-AKA) Distrik Aceh Barat Daya mengutuk keras atas perbuatan pengeroyokan Sabtu, 22 Februari 2020

Pengeroyokan tersebut dilakukan terhadap korban yang sedang viral di beritakan beberapa media online yang diduga pelaku penculikan anak. dalam hal ini Rahmat selaku direktur eksekutif yayasan lembaga bantuan hukum  advokasi dan keadilan Aceh (YLBH-AKA) Distrik Aceh Barat Daya meminta kepada kepolisian polres Nagan Raya mengusut tuntas atas perlakuan main hakim sendiri serta tidak manusiawi terhadap korban pengeroyokan, karena negara kita adalah negara hukum.

“Tindakan yang menghakimi korban yang di nyatakan gangguan jiwa ini sangat kita sayangkan atas perbuatan- perbuatan seperti ini, karena perbuatan pengeroyokan  masuk kedalam ranah dugaan tindak pidana kekerasan apalagi dilakukan di muka umum, hal tersebut diatur dalam Pasal 170 KUHP.” Sebutnya

Lanjut Rahmat, barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

“Maka kami meminta kepada pihak kepolisian nagan raya agar segera menindak kasus tersebut, karna kalau dibiarkan berlalu kasus seperti ini pasti akan terulang kembali dan pasti akan memakan korban- korban lainnya.” Katanya

Rahmat selaku Direktur Eksekutif Lembaga bantuan hukum advokasi dan keadilan Aceh (YLBH-AKA) meminta kepada kepolisian polres Nagan raya agar lebih serius mengusut secara tuntas pelaku-pelaku pengoroyakan terhadap korban yang dinyatakan gangguan jiwa, karena perbuatan seperti yang sudah diberitakan beberapa hari yang lalu sangat kita sayangkan perbuatan seperti ini, kata Rahmat selaku Direktur Eksekutif Lembaga bantuan hukum dan advokasi keadilan Aceh YLBH-AKA.

Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak gegabah dalam mengambil suatu tindakan yang sewenang-wenang, sebab belum tentu semua orang luar yang masuk dalam perkampungan itu langsung dituduh sebagai pelaku kejahatan. Kita boleh waspada akan tetapi tidak boleh latah apalagi gegabah dalam bertindak sehingga timbul pengeroyokan seperti itu.

” Negara kita jelas negara hukum, sudah sepantasnya ketika ada yang mencurigakan disekeliling kita harus kita  laporkan terlebih dahulu  kepada pihak yang berwajib.” Tutupnya (ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here